Langsung ke konten utama

DEMOKRASI


Sedikit Opini saya mengenai Demokrasi menurut saya, berbicara menegenai Demokrasi tentunya tidak jauh dari kata kedaulatan / kekuasaan seharusnya kita sebagai bangsa indonesia yang menganut sistem demokrasi sudah tahu betul apa itu Demokrasi,makna yang sesungguhnya dari sebuah Demokrasi, namun pada kenyataan masih banyak sebagian dari kita yang belum bisa memaknai demokrasi yang sesungguhnya. setiap kali kita mendengar istilah Demokrasi tentunya merujuk kepada politik,pemerintah,kekuasaan dan kebebasan sebenarnya yang perlu di tegaskan adalah



Demokrasi bukan hanya perihal memilih presiden dan anggota legeslatif lainnya,karena memilih pemimpin dan wakil ini hanyalah sedikit contoh mengenai adanya kekuasaan rakyat sebagai bangsa yang menganut paham Demokrasi seharusnya kita sebagai warga Negara Indonesia mampu memaknai lebih dalam mengenai apa itu demokrasi tidak perlu dalam artian yang jauh ambil saja contoh kecilnya, di lingkungan keluarga misalnya. Kita berlaku adil kepada semua anggota keluarga,mengerjakan tugas sesuai dengan peranan masing-masing, menghargai pendapat yang mengutamakan kepentingan keluarga, dan tidak egois serta bertanggung jawab dalam bersikap jika melakukan kesalahan. Namun yang menjadi permasalahannya adalah kita mengetahui makna dari demokrasi namun kita belum bisa mengimplementasikannya dengan bijak dalam kehidupan mislanya, pada saat pemilihan umum.  Masih banyak warga negara indonesia yang tidak menentukan pilihannya atau istilahnya Golput, ada juga sebagian warga yang memilih seorang pemimpin atas dasar paksaan atau dengan di iming –imingi sejumlah uang apakah itu yang di sebeut sebgai warga negara yang baik dan paham akan makna demokrasi ? pada kenyataanya sebagian dari kita justru menyalah gunakan kebebasan yang ada di tangan kita sebagai rakyat indonesia. 


Kita sering mendengar kata “ Demokrasi di indonesia sudah kebablasan “ menurut saya hal tersebut memang benar adanya, di buktikan dengan seringnya penyelenggaraan pemilu di berbagai daerah yang ada di indonesia. Memang, perlu di akui bahwa demokrasi di negri kita ini berkembang sangat pesat dengan adanya pemilu-pemilu . tetapi pemilu yang di laksanakan tidak mampu menghasilkan peimpin atau pejabat yang baik seperti yang di harapkan masyarakat Karna kasus korupsi saat ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat, itupun sebenarnya di sebabkan karna kita sendiri sebagai kalangan rakyat kita kurang kompeten dalam memlilih mempercayai seorang pemimpin, dengan iming-iming sejumlah uang yang hanya akan merugikan diri dan bangsa untuk beberapa tahun mendatang karan jual beli suara dalam pemilu nampaknya sudah menjadi hal yang wajar dan biasa dalam demokrasi di indonesia. Padahal inti terpenting dalam sebuah demokrasi bukan terletak pada bagaimana rakyat melakukan kontrol terhadap keputusan politik atau kebijakan – kebijakan yang di ambil pemerintah itu berpihak kepada nasib rakyat atau tidak.

Jadi sebagai rakyat bangsa indonesia kita harus cerdas dalam memahami apa itu sebenarnya demokrasi yang menjadi tonggak bangsa indonesia kita ini, karena dari rakyat yang cerdas dan cermat dalam memahami setiap keadaan negaranyalah yang akan menolong Dasar-dasar nilai bangsa yang telah di perjuangkan dan kitalah yang patut mempertahankan dengan tanpa adanya kebodohan dalam memahami kondisi politik negara karena hal itulah yang akan menjadikan kita tidak mudah di bohongi oleh hal-hal yang menghancurkan Demokrasi di Indonesia kita sendiri. Karena pemimpipin yang cerdas lahir dari rakyat yang cerdas .




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rindu tak Berujung

Mungkin semua hal terlalu rumit jika digambarkan dengan kata-kata termasuk Rindu.  Sebuah rasa yang sulit untuk kuhindari tidak ada yang lebih menyakitkan selain Merindukan seseorang yang tak pernah mengharapkan kehadiran kita disisinya. Sengaja ku utarakan rindu ini lewat tulisan setidaknya dapat mewakili sedikit perasaanku Hai.. apa kabar? Aku Rindu  Dua kata yang mendenting dalam lirihku yaitu kamu dan Rindu. Banyak Musim telah berganti, empat bulan sudah berlalu, hari-hari berjalan lambat sepertiga malamku terasa senyap, meski sesekali terdengar sesenggukan yang tertahan. Aku benar-benar kepayahan menahan semua benci dan rindu walau kenyataanya aku tak pernah benar-benar membencimu.Entah kata apa yang tepat untuk mendeskripsikan perasaanku yang jelas saat ini aku merindukanmu, amat sangat.  Pernah terlintas difikiranku untuk membuang jauh-jauh semua perasaan ini namun aku gagal. Perkara rasa bukanlah hal yang mudah untuk di hilangkan butuh waktu...

This is My Sister!

Sengaja banget nih ngebut bikin 3 tulisan sekaligus buat di post. Mumpung masih di rumah besok besok udah di bandung lagi, boro-boro deh bisa ngblog yang ada di kejar kejar deadline tugas Huaaaa... tapi setelah ini aku janji deh bakal rajin posting tulisan ya minimal 1 minggu sekali lah, semoga ya Doain biar penyakit mager ku ini hilang hihi. Soalnya jujur aku orangnya moodyan banget, apa-apa tergantung mood. Udah di depan laptop nih tapi ngga ada satu katapun yang di ketik kadang suka greget sendiri padahal ide udah ada eh tiba-tiba ngeblank, etdah ko jadi curcol ya oke abaikan.  Btw aku mau cerita, aku punya adik Perempuan namanya Mita Puspitasari, biasa di panggil Mita. usia kita Cuma beda 4 tahun, adiku ini sekarang masih kelas 1 SMK. Walaupun beda 4 tahun tapi kita ngga keliatan kaya ade kakak justru malah kayak temen entah pertumbuhan tubuh aku yang ngga berkembang atau ade aku yang terlalu cepet tumbuhnya. Kalo orang ngga tau pasti ngiranya kita bukan ade-kaka s...